Minggu, 26 Juni 2011

Ingin Hamil – Apa Harus Sering Melakukan Hubungan Seks ?

Ingin hamil, apa harus sering melakukan hubungan seksual? Jawabannya adalah tergantung dari setiap pasangan.

Karena tidak ada angka khusus yang dapat menentukan berapa kali seseorang harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan hubungan seksual satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama.

Bila pasangan anda memiliki sperma yang normal dalam jumlah dan kualitas, anda dapat melakukan setiap hari saat masa subur anda. Jadi jumlah dan kualitas sperma pasangan anda mempengaruhi seberapa sering anda perlu untuk melakukan hubungan seksual untuk dapat hamil.

Jadi sebenarnya pertanyaan ini harus dibalik yaitu seberapa ‘sering’ anda melakukan hubungan seksual pada ‘waktu’ yang terbaik atau tepat untuk terjadinya konsepsi.
Baca selengkapnya tentang: Tips Untuk Menilai Masa Subur.

Berdasarkan teori yang dapat disarankan adalah anda sebaiknya ‘tidak melakukan hubungan seksual’ untuk 3-5 hari sebelum masuk ke masa subur,kemudian anda dapat melakukan seks setiap hari mulai dari 2 hari sebelum ovulasi (masa subur) sampai 3 hari setelahnya.

Ingatlah yang terpenting saat melakukan hubungans seksual anda berdua menikmatinya dan merasa nyaman dengan apa yang anda lakukan. Bila anda melakukan seks setiap hari dan hanya merasa tertekan maka hanya akan menambah stress yang akan mempersulit terjadinya konsepsi.

Rabu, 22 Juni 2011

Mandi Gandum Hilangkan Gatal

Penyebab gatal yang paling umum adalah kondisi kulit yang kering. Karena itu melembabkan kulit merupakan kunci untuk mengendalikan rasa gatal. Salah satu cara untuk mendapatkan kulit lembab dan mengurangi gatal adalah dengan melakukan mandi gandum.

Mandi gandum dilakukan dengan cara membungkus segenggam gandum dalam sepotong kain. Kemudian kain tersebut direbus seperti ketika memasak gandum. Lalu gunakan "spons gandum" ini pada saat beredam di dalam bak berisi setengah air hangat suam-suam kuku.

Efek yang sama juga bisa diperoleh dari mandi kanji dan soda. Caranya, masukkan sekitar seperempat kilogram soda kue dan setengah kilogram kanji untuk mencuci baju ke dalam bak yang berisi air hangat suam-suam kuku. Aduk rata dan mandilah tanpa menggunakan sabun.

Apabila rasa gatal masih juga timbul, konsultasikan pada dokter karena rasa gatal juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit. Rasa gatal juga bisa terjadi akibat larva parasit cacing tambang yang sedang menembus kulit.

Stres emosional juga dapat menyebabkan atau meningkatkan rasa gatal, apa pun penyebab stres tersebut. Kondisi ini disebut juga dengan rasa gatal psikogenik.

Penggunaan Inhaler Berisiko Kematian

Sebagian besar penderita asma pasti sudah tidak asing lagi dengan inhaler atau obat hirup. Inhaler adalah alat kesehatan (medical device) yang digunakan untuk mengantarkan obat ke dalam tubuh melalui paru-paru.

Namun penelitian terbaru dari British Medical Journal menunjukan, penggunaan inhaler dengan kandungan tiotropium bromida dapat meningkatkan risiko kematian pada penderita bronkitis atau emfisema. Hasil penelitian juga menyebutkan, mereka yang menggunakan inhaler tiotropium, sebanyak 52 persennya berisiko meninggal dibandingkan mereka yang menggunakan plasebo.

“Apa yang kita pikirkan adalah bahwa inhaler memberikan konsentrasi lebih tinggi tiotropium daripada seharusnya. Dan ini dapat meningkatkan risiko kematian,” kata Dr. Sonal Singh, Johns Hopkins University School of Medicine.

Menurut Singh, di Amerika Serikat dan tempat lain, obat ini tersedia dalam bentuk serbuk dan dijual dengan nama merek Spiriva. Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati penyakit kronis obstruktif paru. Namun di 55 negara lainnya, obat tiotropium dipasarkan dalam bentu inhaler.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) belum memberikan persetujuan akan peredaran inhaler tiotropium tersebut, namun sebagian besar pasien jusru telah menggunakannya.

Sigh menambahkan, penggunaan inhaler akan lebih berbahaya bila digunakan oleh orang yang menderita penyakit kardiovaskuler. Pasalnya, tiotropium termasuk dalam kelompok obat antikolinergik, yang dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung (aritmia), terutama bagi mereka yang mempunyai riwayat serangan jantung.

"Saya sangat khawatir dengan penggunaan inhaler. Mereka tidak sepenuhnya mendapatkan informasi tentang risiko yang bisa ditimbulkan dari penggunaan benda itu,” lanjut Singh.

Berdasarkan studi terbaru yang melibatkan 6.500 orang. Hasil penelitian menunjukkan, setidaknya ada satu kematian setiap tahunnya, dari 124 pasien yang telah diobati menggunakan inhaler tiotropium.

Penyakit kronis obstruktif paru sejauh ini menempati peringkat keempat, sebagai penyebab kematian di seluruh dunia, termasuk emfisema paru-paru, bronkitis, yang umumnya disebabkan oleh kebiasaan merokok. Selama ini, penggunaan Tiotropium secara rutin diberikan kepada pasien penyakit kronis obstruktif paru dengan gejala seperti sesak napas.

Menurut peneliti, sesak napas yang disebabkan oleh penyakit kronis obstruktif paru dapat diterapi menggunakan bronkodilator. Penggunaan bronkodilator disinyalir dapat mengurangi risiko penyakit paru-paru kronis dan jauh lebih aman.

Lebih lanjut Singh mengatakan, seharusnya pasien paru kronis melakukan konsultasi dengan dokter mereka, mengenai obat apa yang sebaiknya aman untuk digunakan.

Kamis, 16 Juni 2011

INGIN PUNYA ANAK ? MINUM OBAT PENYUBUR !

Tapi hati-hati, saking terlalu subur malah jadi kehilangan anak. Periksa dulu, apa betul enggak subur atau ada sebab lain.

Belum lama ini di Roma, Italia, seorang ibu yang melakukan terapi kesuburan dengan menggunakan obat penyubur melahirkan bayi kembar 8. Namun malang, semua bayi yang masing-masing BB-nya cuma berkisar antara 400-500 gram itu, tak mampu bertahan hidup. Satu per satu kembali ke pangkuan Yang Kuasa beberapa jam setelah lahir. Bahkan, di antaranya ada yang meninggal sejak di kandungan.

Sungguh tragis, ya, Bu-Pak. Ingin punya anak, tapi setelah didapat malah langsung kehilangan lagi. Itulah mengapa, dr. Med. Ali Baziad, SpOG, dari bagian reproduksi dan fertilitas RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, mengingatkan, hati-hati menggunakan obat penyubur karena obat ini bukan tanpa efek samping. “Selain menyebabkan kematian bayi, juga berisiko kecacatan janin.” Ih, serem, ya!

PERIKSA DULU

Ali menganjurkan, sebaiknya pasangan yang tak kunjung punya anak jangan buru-buru menggunakan obat penyubur. Soalnya, penyebab infertilitas bukan semata-mata lantaran si wanita enggak subur. “Yang enggak subur itu cuma berkisar antara 15-20 persen. Selebihnya bisa karena infeksi, saluran telur tersumbat, tempat menetasnya telur terganggu, endometriosis, kelainan rahim, dan sebagainya,” terangnya. Bahkan, tambahnya, stres pun bisa bikin wanita sulit hamil.

Sayangnya, faktor penyulit kehamilan yang 80 persen itu tak pernah dipikirkan orang. Kebanyakan orang bila menjumpai pasangan tak juga punya anak setelah sekian tahun menikah, pasti langsung “menuding” si wanitanya enggak subur. Akibatnya, pasangan tersebut buru-buru minta obat penyubur pada dokter. “Nah, ini bisa menjadi malapetaka kalau kebetulan mendapat dokter yang malas memeriksa pasien, hingga ia asal main suntik atau memberi obat penyubur.” Soalnya, jika diperiksa lebih teliti, bisa saja, kan, penyebabnya bukan lantaran si wanita enggak subur tapi karena hal lain.

Jikapun setelah diteliti ternyata si wanita memang enggak subur, “dokter juga tak boleh sembarangan memberikan obat penyubur.” Pasalnya, penyebab ketidaksuburan juga bermacam-macam. Salah satunya, sel telur tak pecah atau kematangan telurnya enggak baik, yang dikenal dengan istilah anovulasi. “Untuk terjadi kehamilan itu, kan, harus ada pembuahan yang membutuhkan sel telur dan sperma. Nah, kalau sel telurnya enggak matang atau enggak pecah, maka tak akan terjadi pembuahan. Inilah salah satu yang bikin pasangan tersebut tak juga punya anak,” terang Ali lebih lanjut.

KEHAMILAN BANYAK

Penyebab sel telur tak matang/pecah, juga bukan cuma satu. Di antaranya, gangguan hormonal. Nah, obat penyubur berisi hormon yang bisa merangsang pematangan sel telur. Namun karena kasus anovulasi ini sangat kecil, Ali minta sebaiknya diperiksa dulu, apa benar si wanita anovulasi.

Kalau tidak, “bisa terjadi si wanita sebenarnya ovulasi, hingga pemberian obat penyubur malah menimbulkan efek samping setelah sel telur dibuahi, yaitu menimbulkan rangsangan berlebihan atau hiperstimulasi hingga terjadilah kehamilan kembar atau banyak.” Jika sudah begitu, tak ada tindakan apa pun yang bisa dilakukan kecuali meneruskan kehamilan. Hingga risikonya, bayi meninggal dalam kandungan atau setelah dilahirkan lantaran berat badannya kurang.

Bukan berarti wanita yang anovulasi setelah diberi obat penyubur takkan mengalami hal tersebut, lo. Ingat, obat penyubur merangsang pematangan sel telur. Nah, sel telur yang matang ini bisa saja bukan cuma satu, tapi dua, tiga, empat, lima, bahkan lebih. Hingga, bila semua sel telur yang matang ini dibuahi, terjadilah kehamilan yang banyak. Itulah mengapa, tegas Ali, jangan sembarangan menggunakan obat penyubur.

Untuk mengetahui ovulasi tidaknya, bisa dilihat dari usia perkawinan yang lama tapi belum juga hamil, disertai keluhan-keluhan seperti sering sakit saat menstruasi dan menstruasi tak teratur atau sering terlambat. Namun untuk kepastiannya tentu harus dilakukan pemeriksaan lewat USG atau dengan analisa hormon. Jika ternyata ada kelainan hormonal hingga enggak subur, barulah diberi obat penyubur.

TABLET DAN SUNTIK

Obat penyubur yang diberikan adalah obat pemicu ovulasi atau pemecah telur, bisa berupa tablet atau suntikan. Pada pasangan muda usia sekitar 20-30 tahun, terang Ali, biasanya diberikan tablet dulu. Obat yang mengandung hormon ini, namanya klomifen sitrat dan epimestrol. Banyaknya pemberian tablet tergantung siklusnya (bulan). Bukankah menstruasi datangnya sebulan sekali? “Jadi, obat tersebut diberikan sebulan sekali selama 5 hari, yaitu di hari ke-5 masa menstruasi hingga hari ke-9.” Kemudian, pasangan diminta datang lagi bulan depan untuk dilihat keberhasilan obat tersebut. “Bila dalam pemberian satu siklus tak berhasil, maka dosis yang semula 50 mg ditambah jadi 100 mg.”

Jika dalam 6 bulan atau setahun tak ada respon dalam arti telurnya enggak matang atau tak tumbuh dengan baik, “barulah terapi kesuburan dilakukan dengan cara suntik.” Namun pemberian obat penyubur dengan cara suntik juga tak boleh sembarangan, “harus dipilih waktunya, yaitu pada hari ke-2 sampai ke-9 masa menstruasi.” Hormon yang disuntikkan adalah hormon yang mengandung FSH/LH atau FSH saja. Satu suntikan sebanyak 75 IU (International Unit). Bila tak mempan juga, dosisnya dinaikkan jadi 150 IU atau bahkan 225 IU.

Jadi, tegas Ali, telurnya dimatangkan, dari kecil sampai besar hingga akhirnya pecah. Pembesaran sel telur ini dimonitor lewat USG, dilakukan pada hari ke-11 dan ke-13. Telur baru bisa pecah bila minimal diameternya 18-22 mm.

Bukan berarti cara suntik lebih berhasil dari tablet, lo. Menurut Ali, efektivitasnya sama, kok, hanya tergantung usianya saja. “Jika pada usia muda bisa berhasil dengan cara sederhana (tablet, Red.), mengapa harus yang sulit? Ibarat orang menembak burung, jika berhasil dengan senapan angin, kenapa harus dengan meriam?” Soalnya, bila langsung digunakan suntikan, bisa terjadi kehamilan ganda atau banyak, atau malah enggak hamil sama sekali.

HARUS DIHENTIKAN

Itulah mengapa, tegas Ali lagi, pemakaian obat penyubur tak boleh sembarangan. “Harus secara rasional dan mengikuti aturan pemberiannya. Tentu dengan berkonsultasi pada dokter, hingga dokter bisa memonitor terus perkembangan sel telurnya.” Dengan demikian, efek samping berupa kehamilan banyak bisa dicegah.

Soalnya, lewat monitoring, dokter jadi tahu apakah kadar hormonnyatinggi atau tidak. “Bila tinggi, ini berbahaya karena ada kemungkinan terjadi hiperstimulasi yang mengakibatkan kehamilan banyak.” Hingga, pemakaian obat penyubur harus dihentikan. Kalau tidak, bila sudah dibuahi dan tetap memakai obat penyubur, maka berisiko bayinya cacat. Pokoknya, tandas Ali, jika dilihat dari USG telurnya banyak dan beberapa sudah matang, “harus hati-hati, karena kita tak tahu berapa telur yang akan jadi.”

Biasanya, pemakaian obat penyubur dilakukan pada proyek bayi tabung. Sayangnya, untuk memonitor perkembangan sel telur perlu biaya yang tak murah. Biaya untuk hormonnya saja, satu ampul Rp. 300 ribu. Bayangkan bila sampai 10 ampul, bisa menelan biaya Rp. 3 juta. Sedangkan biaya 2 kali memonitornya dengan USG kurang lebih makan biaya Rp. 300 ribu dan biaya periksa hormonnya Rp. 60 ribu.

Tampaknya memang harus dipikirkan betul segala risikonya, ya, Bu-Pak?

Dedeh Kurniasih . Ilustrasi : Pugoeh (nakita)

TAK BIKIN GEMUK

Kendati obat penyubur berisi hormon, tapi tak bikin gemuk, lo. Soalnya, terang Ali, hormon yang diberikan bukan hormon estrogen dan progesteron yang bisa bikin gemuk seperti halnya pil KB, melainkan hormon FSH/LH atau FSH saja. Jadi, tak usah takut gemuk, ya, Bu.

Minggu, 12 Juni 2011

Vitamin untuk Memperkuat Memori

Sebagian besar di antara kita pernah mengalami keadaan sulit mengingat atau menghafal. Namun tak jarang situasi ini dianggap sebagai hal yang lazim atau normal. Padahal, apabila terus dibiarkan kondisi dapat berakibat buruk.

Otak kita, dengan semua kompleksitas dan kepekaan, membutuhkan makanan untuk memelihara fungsi normal. Dengan berjalannya waktu, racun akan terakumulasi dalam tubuh kita. Racun tersebut bisa berasal dari polusi, rokok dan konsumsi alkohol yang dapat menghambat proses sirkulasi darah.

Hal ini menyebabkan ketersediaan vitamin dan nutrisi penting untuk otak perlahan semakin menipis. Kondisi ini memengaruhi kemampuan fungsi normal otak. Ketika otak gagal berfungsi dengan benar, Anda mungkin akan menghadapi beberapa masalah kesehatan serius termasuk kehilangan memori.

Beberapa jenis vitamin memang penting untuk merangsang otak agar lebih efektif dan pada gilirannya dapat mempengaruhi kesadaran memori, konsentrasi dan mental hingga batas tertentu. Berikut ini adalah vitamin dan sumber makanan yang dapat meningkatkan memori atau ingatan anda :

1. Vitamin B

Penelitian menunjukkan, vitamin B meningkatkan memori dengan menciptakan perisai pelindung bagi neuron di otak. Vitamin B penting untuk memori termasuk B6, B12, dan asam folat (B9).

*Vitamin B6 : Penelitian telah membuktikan efektivitas dari vitamin ini sebagai retensi memori serta kontribusi terhadap promosi kesehatan otak. Sumber makanan dari vitamin B6 termasuk kacang polong, daging, sereal, ikan, unggas, pisang, kedelai, alpukat, selai kacang, kentang, bayam, keju, gandum, kacang-kacangan, sereal, susu dan telur. Namun perlu diketahui, vitamin B6 sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet dan panas, sehingga sejumlah besar nutrisi ini bisa hilang selama proses memasak.

* Asam folat (vitamin B9) : asam folat dapat mengurangi level homosistein dalam darah. Tingginya Homocystein dapat merusak dan membahayakan sel-sel otak, sehingga menyebabkan hilangnya memori. Sumber pangan yang paling penting dari asam folat adalah sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan. Selain itu, asam folat juga dapat mendorong produksi sel darah merah serta meningkatkan mental.

* Vitamin B12 : Ini membantu untuk menghasilkan sel darah merah yang membawa oksigen ke otak. Hal ini juga membantu dalam perbaikan serabut saraf di otak. Sumber vitamin ini adalah daging dan produk hewani lainnya seperti telur dan keju. Selain itu juga, beberapa sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.

2. Vitamin D

Orang tua lebih berisiko menderita kekurangan vitamin D dan ini dapat berpengaruh terhadap fungsi kognitif dan kesehatan mental. Hypovitaminosis D, yang disebabkan kekurangan vitamin D, banyak ditemukan pada mereka yang berusia cukup lanjut.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam "American Journal of Geriatric Psychiatry" melibatkan 80 relawan dan 40 di antaranya mengalami Alzheimer. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari hubungan antara vitamin D, dengan suasana hati, kinerja fisik dan fungsi kognitif. Hasil studi menunjukkan, akibat defisiensi vitamin D, terbukti ada hubungannya dengan gangguan pada kinerja kognitif.

3. Kolin dan Tiamin

Kolin merupakan nutrisi penting yang termasuk dalam kategori vitamin. Tubuh manusia mensintesis beberapa kolin. Sangat penting untuk pembentukan neurotransmitter yang disebut asetilkolin. Reaksi kolin dalam otak ternyata dapat mencegah hilangnya memori dan meningkatkan fungsi otak. Nutrisi ini hadir dalam berbagai makanan, terutama dalam kacang, susu dan telur. Sedangkan tiamin merupakan suatu jenis vitamin B, yang juga penting dalam memproduksi asetilkolin. Sumber makanan vitamin ini adalah biji-bijian, biji labu, daging babi, kacang, roti diperkaya dan sereal dan kacang kering.

4. Antioksidan

Beberapa vitamin menunjukkan sifat anti-oksidasi yang sangat baik dan mereka memiliki kemampuan untuk melindungi jaringan otak dari radikal bebas berbahaya. Seperti misalnya vitamin C, E dan beta karoten (vitamin A) yang kandungannya mempunyai kemampuan untuk itu.

Antioksidan dan memori saling berhubungan karena radikal bebas dapat mengganggu fungsi neuron otak. Seperti halnya vitamin B, antioksidan ini juga memberikan perlindungan kepada struktur otak dari ancaman kerusakan, disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat menyebabkan kehilangan memori dari waktu ke waktu. Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan seperti berry dan buah jeruk, dan sayuran seperti paprika, brokoli dan bayam sangat bermanfaat. Sereal, kacang-kacangan, minyak sayur dan biji adalah contoh makanan yang kaya akan Vitamin E.

Konsumi rutin dari semua jenis vitamin ini dapat membantu melawan masalah hilangnya memori jangka pendek yang mungkin terjadi di masa depan. Vitamin-vitamin tersebut akan bekerja baik pada memori kita, apabila ditunjang dengan gaya hidup sehat. Olahraga teratur, diet yang tepat, kebiasaan tidur yang baik, manajemen stres yang tepat, berhenti merokok dan tidak minum alkohol sudah pasti akan membantu anda dalam meningkatkan memori.

Senin, 06 Juni 2011

Akhirnya HAMIL,Setelah 10 Tahun Menanti

Kabar bahagia ini datang dari seorang teman yang sudah menikah lebih dari 10 tahun. Kabar apakah itu? Mungkin inilah kabar yang sangat dinantikan oleh ibu-ibu juga. Ya, Dia mengabarkan bahwa istrinya sekarang sedang hamil untuk yang pertama kalinya! Usia kehamilan sudah 7 minggu.Luar Biasa…setelah sepuluh tahun menanti, akhirnya terwujud keinginannya.

Bagaimana caranya?Inseminasi?Bayi Tabung? Jawabannya: Hamil secara alami! Kuncinya adalah berserah/pasrah, just let go! Selain itu adanya motivasi yang tinggi setelah mendengar cerita dari temannya yang sudah lama menikah dan akhirnya berhasil hamil, membuatnya menjadi bersemangat.

Rupanya pasangan ini sudah berencana untuk melakukan inseminasi, tapi sebelum inseminasi, istri hamil! Justru karena sudah tidak terlalu memikirkan dan menuntut agar hamil, malah hamil. Apakah ada ibu-ibu yang mengalami hal yang sama? Sebenarnya banyak cerita dari pasangan yang sudah menikah lebih dari 5 tahun, 10 tahun bahkan 20 tahun namun belum diberi momongan akhirnya bisa hamil dan punya anak. Bahkan tanpa berobat atau ikut program. Semuanya bilang sudah PASRAH!

Itulah kenyataannya, selama masih memaksakan kehendak bahkan menuntut, justru keinginan semakin menjauh. Tapi, selama Kita berusaha, berdoa dan pasrah justru keinginan mendekat bahkan menjadi kenyataan.

Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang sekarang masih belum mendapatkan momongan walaupun sudah berusaha kemana-mana, jangan berkecil hati dan patah semangat. Jika orang lain bisa, pasti Ibu-Bapak juga bisa, tetap berusaha,berdoa dan serahkan semuanya pada Tuhan, semoga keinginan cepat terwujud.

Tetap semangat!

“If you don’t get what you want, it’s
a sign either that you did not seriously
want it, or that you tried to bargain
over the price.”(Joseph Rudyard Kipling)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More