Selasa, 29 Juli 2014

Tips Cara Agar Cepat Hamil, dengan 14 Jurus Andalan

Tips Cepat Hamil berikut bisa dicoba para pasangan Suami-istri, yang sedang program hamil, untuk memperbesar peluang hamil, disertai dengan Doa juga ya....


1.Posisi seks: Tidak semua posisi bercinta bisa memberi peluang yang sama untuk terjadinya pembuahan. Posisi yang paling memungkinkan agar sperma dapat berenang melintasi rongga rahim menuju saluran tuba yang ada di seberang rahim adalah posisi misionaris.(suami diatas)

2.Berbaring dulu: “Sebuah saran yang bagus untuk berbaring selama 10 – 15 menit setelah berhubungan seks, tapi Anda tidak perlu mengangkat kedua kaki,” kata James Goldfarb, MD, Direktur Klinik Kesuburan Cleveland,

3.Nikmati seks:Mulailah menikmati hubungan seks tidak sebagai usaha untuk pembuahan tapi juga karena Anda berdua menikmati dan nyaman melakukannya.

4.Frekwensi berhubungan seks: idealnya adalah sekitar 2-3 kali seminggu

5.Catat masa subur:Bagi Anda yang siklus haidnya teratur akan lebih mudah menghitung masa suburnya. pada wanita dengan siklus haid rutin 28 hari, Hitunglah kapan hari ke-12 dan kapan hari ke-16. Dimulai dari hari pertama haid ya

6.Ukur suhu basal tubuh: Suhu tubuh yang normal berkisar antara 35,5 - 36 derajat celcius. Di masa ovulasi, suhu tubuh akan turun lalu naik menjadi 37 - 38 derajat.

7.Tes kesuburan: Sekarang sudah banyak kok, alat penghitung masa subur yang dijual di pasaran. Alat ini akan mengukur kadar hormon LH pada urin yang biasanya terjadi sebelum ovulasi. Waku yang paling tepat untuk melakukan tes kesuburan adalah antara pukul 11.00 – 15.00 WIB atau 17.00 – 22.00 WIB.

8.Gaya hidup Sehat: Banyak penelitian membuktikan bahwa merokok dapat mengurangi kesuburan. Kebiasaan merokok disinyalir membuat saluran telur tersumbat sehingga perjalanan sperma bertemu sel telur terhambat, Gaya hidup lain yang patut Anda hindari adalah pemakaian obat-obatan secara sembarangan serta minuman beralkohol secara berlebihan.

9.Olahraga: jika Anda ingin hamil, frekwensi berolahraga ideal adalah misalnya, berjalan kaki tiga kali seminggu selama 30 menit.

10.Jaga berat badan: miliki berat badan ideal sesuai dengan body mass index (BMI), sekitar 18.5 – 24.9. Ketahui BMI Anda dengan cara bagi berat tubuh dengan tinggi badan kuadrat dalam meter. Contohnya: Berat badan 50 kg, tinggi badan 160 cm. BMI Anda adalah 50/1,62 = 19,5 kg/m2 dan itu termasuk normal.

11. Cek Lendir: Jika terdapat cervical mucus di vagina Anda, itu pertanda Anda berada dalam puncak masa subur dan menjadi saat yang paling tepat untuk melakukan hubungan seks.

12.Jauhi pelicin: pelicin mengandung komponen-komponen yang bisa merusak sperma sehingga tidak dianjurkan untuk pasangan yang ingin memiliki anak.

13.Rileks dan jalani: cobalah untuk mengurangi stres dengan mencoba pasrah dan ikhlas. . Apa pun yang bisa mengurangi stres akan meningkatkan kesempatan Anda untuk hamil.

14. Segera konsultasi ke dokter! Jika kita sudah mencoba saran-saran di atas namun setelah 1 – 2 tahun si buah hati belum juga hadir, saatnya segera konsultasi ke dokter ya.

Sabtu, 26 Juli 2014

Tips Cepat Hamil Golongan Darah A

Hal khusus yang dibahas di sini adalah makanan apa yang harus dikonsumsi oleh Anda yang bergolongan darah A agar cepat hamil.Karena untuk setiap golongan darah tertentu memiliki makanan khusus yang harus dan dilarang untuk dikonsumsi.Sehingga tidak akan mengganggu kesehatan dan kesuburan Anda.Dimana kesehatan dan kesuburan Anda memiliki peranan penting untuk Anda bisa cepat hamil.

Wanita dengan golongan darah A umumnya akan mengalami kesulitan mencerna dan memetabolisme lemak yang berasal dari protein hewani.Sehingga biasanya dianjurkan untuk membatasi mengkonsumsi daging.Untuk lebih jelasnya,berikut beberapa tips cepat hamil untuk Anda golongan darah A :

1. Batasi Mengkonsumsi Daging atau Produk Daging Olahan Berlebihan
Orang dengan golongan darah A lebih sulit mencerna dan memetabolisme lemak yang berasal dari protein hewani.Sehingga sebisa mungkin menghindari atau membatasi mengkonsumsi daging dan produk olahannya secara berlebihan.Mengkonsumsi daging dan produk olehannya secara berlebihan akan menciptakan lingkungan beracun dalam tubuh karena protein tidak tercerna dengan baik juga akan memicu terjadinya kanker lambung.

2.Mengkonsumsi Padi-Padian Dalam Jumlah Sedang
Bagi wanita bergolongan darah A yang menanti kehamilan sebaiknya mengkonsumsi padi-padian ,namun dalam jumlah yang sedang.Cukup setengah cangkir sereal setiap hari untuk kebutuhan tubuh. Jika mengidap penyakit asma dan rentan terhadap infeksi, mereka harus membatasi konsumsi gandum, sereal dan jagung agar produksi lendir tidak meningkat. Boleh mengkonsumsi roti gandum, tepung gandum hitam, tepung beras, kue beras, dan nasi.

3. Konsumsi Banyak Sayuran
Untuk bisa cepat hamil,bagi Anda golongan darah A konsumsilah banyak sayuran.Sayur-sayuran adalah sumber enzim, mineral dan antioksidan yang dibutuhkan oleh golongan darah A. Semua sayuran kecuali tomat dan kubis, baik untuk dikonsumsi. Tomat dan kubis tidak baik karena menghasilkan lektin yang dapat mengganggu saluran pencernaan. Disarankan agar mengkonsumsi kecambah alfalfa, bawang bombay, bayam, bawang putih, brokoli, seledri, lobak, wortel, dan waluh.

4.Pilih Daing Unggas Yang Berkualitas Terbaik
Jika glolongan darah A membatasi mengkonsumsi daging,terus gimana caranya ?Boleh kok mengkonsumsi daging unggas,tapi mengkonsumsi daging ayam atau unggas namun harus rendah lemak dan pastikan bebas dari pestisida atau zat kimia yang lain. antibiotik dan zat kimia.Dianjurkan juga untuk mengkonsumsi ikan seperti makarel,sardine,ikan mas,cod,monkfish,dan kakap.

5.Mengkosumsi Buah-Buahan
Buah-buahan juga memiliki peran yang penting untuk Anda yang bergolongan darah A dan pengen cepat hamil.Mengkonsumsi buah-buahan segar dapat meminimalkan produksi lendir. Air jeruk juga dapat mengurangi penumpukan lendir. Selain itu, dianjurkan untuk makan buah dengan kandungan alkali, seperti melon dan bluberi, untuk mencegah kanker lambung. Buah yang lain yang juga baik untuk dikonsumsi adalah apel, jeruk keprok, nanas, jeruk limau, dan lemon.

6.Mengkonsumsi Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan
Membatasi mengkonsumsi protein hewani bukan berarti Anda yang bergolongan darah A akan kekurangan protein.Mengkonsumsi biji-bijian dan kacang-kacangan sebagai pengganti daging adalah solusi yang bijak.Polong-polongan juga baik karena kandungan protein nabatinya.Jenis kacang-kacangan dan biji-bijian yang dianjurkan adalah kacang tanah, biji kenari, biji labu kuning, kedelai, kacang polong, kacang hitam, dan buncis.

7.Hindari Kafein
Hindari mengkonsumsi kopi atau minuman lainnya yang mengandung kafein.Konsumsi teh hijau sebagai antioksidan dan penghilang stres.Stres bisa menghambat kesuburan dan kehamilan.

Senin, 07 Juli 2014

Dampak Poligami pada Kesehatan Istri yang Dimadu

Peristiwa terakhir adanya pejabat yang diduga melakukan poligami saat menjadi pejabat membuat saya tergelitik untuk mencoba melakukan review dampak poligami bagi kesehatan.

Saya sendiri belum pernah melakukan survei seputar permasalahan ini dan belum mendapatkan penelitian dari Indonesia yang telah dipublikasi secara internasional. Tetapi dalam praktek sehari-hari sebagai seorang dokter ternyata masalah keluarga bisa menjadi pencetus seseorang mengalami gangguan kesehatan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang masalah ini yang bisa saya kerjakan adalah mencari bukti klinis tentang masalah poligami ini dengan kesehatan. Untuk itu saya melakukan penelusuran melalui ‘PUBMED” salah satu situs ternama yang digunakan secara luas untuk mengetahui penelitian yang telah dikerjakan dan dipublikasi pada berbagai jurnal ternama.

Untuk penelusuran mengenai poligami ini saya menggunakan keyword “Polygamous married”. Surprised! Ternyata ada beberapa penelitian yang melihat dampak poligami pada berbagai permasalahan kesehatan khususnya bagi istri pertama. Saya membatasi diri untuk membuka jurnal terakhir saja dan bentuk artikelnya sebuah artikel penelitian.

Menarik apa yang saya dapati dari penelusuran tentang penelitian seputar praktek poligami tersebut. Ternyata sudah ada penelitian tentang hal ini pada orang-orang yang mengalami poligami di negara-negara Afrika, Asia, terutama negara-negara Arab dan bahkan yang menarik lagi bahwa di era globalisasi ini praktek poligami juga terjadi di Amerika dan Eropa.

Kenapa seseorang pria melakukan poligami? Satu penelitian dari Nigeria melaporkan 5 alasan kenapa seseorang melakukan praktek poligami antara lain ingin memiliki anak yang lebih banyak, meningkatkan prestise dimata teman atau kelompoknya, meningkatkan status dalam masyarakatnya, menambah anggota keluarga untuk melakukan pekerjaan, misal dalam bidang pertanian dan terakhir untuk memuaskan dorongan seksualnya.

Bagaimana dengan di Indonesia? Berbagai alasan yang muncul jika kita tanya kepada teman atau kolega yang melakukan poligami, mereka menjawab untuk menyalurkan keinginan seksualnya dari pada berhubungan dengan wanita tunasusila dan tidak halal, lebih baik menikah lagi dan halal yang penting bisa berlaku “adil”. Saya membatasi diri tidak akan membahas masalah “adil” ini lebih lanjut karena sudah masuk ranah agama.

Gangguan jiwa

Hal yang sering kita dengar dalam perbincangan poligami seputar kita adalah pernyataan “wanita mana yang mau dimadu?” Dan pada akhirnya memang ada juga wanita yang mau dimadu ketika suaminya dengan berbagai alasan minta izin untuk menikah lagi.

Berbagai penelitian yang dilakukan antara lain yang saya baca melaporkan poligami dari Syria, Palestina, Turki, Jordan, Kuwait mendapatkan bahwa istri pertama akan mempunyai masalah psikosial, keluarga dan masalah ekonomi yang lebih besar dibandingan pada wanita dalam perkawinan monogami.

Penelitian yang dilakukan Al-Krenawi pada wanita Syria mendapatkan bahwa wanita yang mengalami poligami mengalami penurunan kepuasan hidup dan kepuasan perkawinan. Para wanita yang mengalami poligami akan mengalami masalah gangguan jiwa yang berdampak juga buat kesehatannya.

Mereka lebih mudah jatuh dalam depresi, gangguan psikosomatik, mudah mengalami kecemasan dan juga bisa mengalami paranoid. Tetapi secara umum fungsi keluarga wanita yang mengalami poligami ternyata tidak ada perbedaan dengan wanita monogami. Penelitian ini dilakukan di Syria dan di publikasi pada World Journal Psychiatry tahun 2013.

Penelitian lain yang dilakukan di Jordania juga mendapatkan hal yang sama bahwa wanita yang mengalami poligami akan merasa rendah diri, menjadi tidak berharga, mengalami gangguan psikosomatik dan gangguan somatisasi. Jika ditanyakan apakah mereka yang mengalami poligami setuju mengalami poligami mereka umumnya setuju berbeda dengan wanita yang monogami mereka tidak setuju untuk dipoligami.

Penelitian di Turki yang juga membandingkan kehidupan wanita yang dipoligami dan monogami mendapatkan bahwa wanita yang dipoligami ternyata lebih mudah mengalami gangguan kejiwaan, lebih mudah mengalami stress dibandingan wanita yang dipoligami. Berbagai penelurusan artikel ilmiah ini mendapatkan bahwa memang akhirnya para istri yang dimadu akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan dibandingkan dengan wanita yang tidak dimadu.

Kadang kala memang wanita memilih untuk dicerai dari pada dimadu tetapi pertanyaannya apakah wanita yang tidak bersuami lebih sehat dibandingan dengan wanita yang perkawinannya tidak memuaskan misal karena dimadu.

Satu survei yang dilakukan oleh Chung dan Kim dari Universitas Yonsei Korea Selatan dan baru saja dipublikasi beberapa hari lalu di Jurnal PlosOne melihat hubungan antara perkawinan dan kepuasan perkawinan dengan kesehatan. Ternyata pasangan yang puas dalam perkawinannya akan lebih sehat dari pada seseorang yang belum menikah.

Tetapi seseorang yang menikah dan tidak puas dengan perkawinannya mempunyai permasalahan kesehatan yang sama dengan orang yang tidak menikah. Hal inilah yang menghasilkan kesimpulkan bahwa kepuasan perkawinan merupakan hal yang penting untuk kesehatan dibandingkan perkawinan itu sendiri. Survei besar ini melibatkan 8.538 orang dari China, Jepang, Taiwan dan Korea dan dipubliksi di jurnal PlosOne bulan Agustus 2014.

Kembali lagi akhirnya menjadi buah simalakama buat seseorang yang dimadu: tetap meneruskan perkawinan dan dimadu atau minta bercerai dari pada dimadu. Keputusan yang diambil sama-sama akan membawa dampak buat kesehatan mereka.

Akhirnya apa yang saya sampaikan ini merupakan hasil penelitian di luar negeri, budaya kita berbeda dengan budaya Asia timur maupun masyarakat Arab. Tentu perlu penelitian dengan responden orang Indonesia untuk menjawab apakah para istri yang dimadu di Indonesia juga mempunyai permasalahan kesehatan yang sama dengan para wanita yang dimadu dari negara lain yang telah saya ungkapkan diatas.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More