Kamis, 26 Januari 2017

WASPADA..!!! Semua Ladies Harus Tau: Dengan Lensa Kontak Murah Bisa Mengkibatkan Kebutaan Tolong Bagikan Keseluruh Teman Kamu...

Dari mulai kemungkinan yang ringan seperti iritasi sampai peluang yang begitu fatal, yakni kebutaan. Pada penggunaan lensa kontak di th. ketiga, persoalan serta keluhan biasanya mulai tampak.


Riset ilmuwan dari University Institute of Tropical Diseases and Public Health Canary Islands, University of La Laguna demikian saat paling akhir pada 153 persoalan lensa kontak, sebagian 90 persoalan satu diantaranya tak alami sinyal tanda infeksi.

Walaupun tak ada sinyal tanda infeksi, sebenarnya sebagian 65, 9% lensa terkontaminasi dengan pathogenic acanthamoeba serta 30% amuba di ketahui begitu pat0gen. Acanthamoeba yakni type protozoa yang banyak di ketahui di tanah serta sering didapati di air bersih. Spesies ini umumnya mengkonsumsi bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi pada manusia.

Tidak cuma didunia, persoalan permasalahan mata karena pemakaian lensa kontak di Indonesia juga mulai tampak. Satu diantara dokter spesialis mata dari Graha Amerta RSUD dr Soetomo, dr Hendrian D. Soebagyo, Spm mengakui spesial untuk pasien yang diakukannya, sekurang-kurangnya ada 50% pasien yang alami persoalan mata lantaran lensa kontaknya terkontaminasi oleh amuba. Tengah 1% pasien alami persoalan berat sampai mengakibatkan kebutaan permanen.

”Ada tiga pasien yang saya tangani alami kebutaan lantaran pemakaian kontak lensa yang kurang pas, ” kata dr Hendrian yang juga berpraktik di RS Siloam Surabaya ini.

Masih tetap menurut Hendrian, meskipun tak ada data pasti mengenai berapakah jumlah pasien yang alami persoalan karena pemakaian lensa kontak, jumlah persoalan itu selalu jadi lebih.

”Kasus keluhan yang paling banyak yaitu iritasi mata karena ketidaktahuan pasien dalam memakai lensa kontak dengan benar serta pengetahuan sekitaran membuat perlindungan lensa kontak itu, ” tuturnya.

Hendrian menerangkan memanglah persoalan iritasi gampang dapat pulih lewat cara keseluruhnya. Tetapi, banyak persoalan infeksi lantaran pemakaian lensa kontak meninggalkan sikatrik atau sisa luka di kornea. Untuk sikatrik mudah berupa nebula, untuk tengah berupa makula, sedang sikatrik berat berupa lecoma serta sudah menganggu pandangan pasien. Diluar itu bentuk lecoma juga tampak terang oleh mata lantaran tidak tidak tebal serta begitu menganggu pandangan pasien, bahkan bisa pula menyebabkan kebutaan.

Efek lain pemakaian lensa kontak dekoratif, sambung Hendrian, yaitu konjungtivitis atau perad4ngan pada selaput l33ndir, alergi, pembengkakan, serta rusaknya kornea mata. Hal semacam ini menyebabkan turunnya pandangan, serta buat mata lebih peka pada sinar.

”Bila infeksi sudah mengakibatkan kebutaan, tak ada obat atau operasi yang dapat ditangani terkecuali kratoplasti atau pencangkokan kornea, ” tegasnya. Untuk lakukan kratoplasti, urai Hendrian tak gampang, lantaran untuk menanti pendonor kornea juga memerlukan waktu.

Diluar itu, meskipun operasi pencangkokan kornea jalan lancar, senantiasa ada peluang penolakan badan pada kornea itu. ”Kebanyakan pasien memakai lensa kontak cuma untuk kosmetik saja, mereka tidak fikirkan resikonya” tuturnya.

Hendrian menyarankan untuk calon pemakai lensa kontak baiknya memerhatikan banyak hal. Seperti menimbang apakah pemakaian lensa kontak mempunyai banyak keuntungan dari pada kerugiannya. Apakah dianya mempunyai narasi alergi, lingkup kerja apakah bersentuhan dengan debu atau tidak. Meskipun bekerja didalam ruangan, bila pasien itu senantiasa terserang banyak debu tambah baik tidak memakai lensa kontak.

Diluar itu, cermati juga aspek umur. Hendrian berikan sebaiknya pada anak-anak, manula, serta pasien degradasi mental sebaiknya tidak butuh memakai lensa kontak.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More